Penjelasan Eksperimen Telur Terapung

Ananda,

Setiap obyek atau benda akan terapung akibat daya tekan ke atas yang didesak oleh air. Daya tekan ke atas ini disebut sebagai “daya apung”. Besar kecil daya tekan ke atas ini tergantung pada berat cairan (air/zat cair) serta ukuran benda yang dimasukkan. Archimides, seorang ilmuwan Yunani, menemukan bahwa daya apung (daya tekan ke atas yang dimiliki air) sama besarnya dengan dengan berat air (zat cair) yang “dipindahkan” oleh benda. (“Dipindahkan” di sini maksudnya bahwa air tersebut terdorong oleh benda).

Daya apung telur di dalam air tawar, sama beratnya dengan air yang dipindahkan oleh telur tersebut. Daya apng ini lebih kecil dari telur, jadi tenggelam. Telur terapung di dalam air garam, karena berat air garam yang dipindahkan lebih bear dari berat telur. Telur tenggelam di antara air tawar dan air garam, karena telur jatuh melewati lapisan air tawar dan didukung di atas lapisan kedua yang belih berat, yakni air garam.

Semoga Ananda dapat memahaminya.

Salam.Ini suasana belajar Matematika di SD, mereka mandiri, bukan?

About these ads

Tentang prisaputra

Seorang berlatar belakang Fisika, mengajar Fisika di SMA Dangung-dangung - SumBar dari 1990 s/d 1996, dan mengajar matematika YPJ Kuala Kencana dari tahun 1996 s/d Agustus 2010, mulai September 2010 mengajar komputer di YPJ Kuala Kencana - Papua hingga kini. Harapannya, semoga kumpulan coretan ini bermanfaat adanya. Aamin.
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s